Sunday, July 31, 2016

Daftar Nama Paskibraka Tingkat Nasional Tahun 2016

Menjadi Paskibraka Nasional adalah harapan paling tinggi untuk para pebaris tanah air.

Namun, menjadi Paskibraka Nasional itu perlu melewati berbagai seleksi entah itu di tingkat sekolah, kota, provinsi atau nasional.

Beruntung bagi 68 siswa terbaik bangsa bisa menjadi Paskibraka Nasional tahun 2016 ini.

Berikut adalah nama-nama siswa yang diberi kesempatan untuk menjadi petugas yang mengibarkan duplikat bendera pusaka atau biasa kita sebut Paskibraka pada upacara HUT Kemerdekaan RI ke-71 tanggal 17 Agustus 2016 di Istana Negara.

Daftar nama Paskibraka Nasional 2016


daftar nama paskibra 2016

Aceh

Rayhan Aditya Ramadhan dari SMA Negeri 4 Wirabangsa
Cut Aura Maghfirah Putri dari SMA Negeri 1 Jeumpa Puteh, Banda Aceh (Pembawa Baki)

Sumatera Utara

Fitri Fauziah dari SMA 2 Rantau Selatan
Arsy Ardan Lubis dari SMA Negeri 2 Tanjung Balai Asahan

Sumatera Barat

Janatun Maqwa dari SMA 5 Adabiah Padang
Muhammad Fachri dari SMA Negeri 3 Batusangkar

Riau

Dinda Kamia Evkha Putri dari SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci
M. Elzi Febriantino dari SMA Negeri 1 Teluk Kuantan

Kepulauan Riau

Fiona Sharleen dari SMA Negeri 1 Batam
Achmad Adhikara dari SMA Negeri 3 Batam

Jambi

Sheila Roespinanda dari SMA Negeri 4 Muaro Jambi
Aldi Trikurniawan dari SMA Negeri 1 Merangin

Sumatera Selatan

Jennifer Gresyana Soputan dari SMA Negeri 1 Banyuasin 1
Tri Wahyudi Hemabrata dari SMK Negeri 1 Prabumulih

Bangka Belitung

Andrea Nuzulia dari SMA Negeri 1 Pangkal Pinang
Muhammad Ridho Agung dari SMA Negeri 1 Pangkal Pinang

Bengkulu

Tasya Nabilah dari SMA Negeri 5 Bengkulu
Ilham Massaid dari SMA Negeri 2 Bengkulu

Lampung

Sahara Nugra Diani dari SMA Negeri 1 Metro
Ridho Andriansyah dari SMA Negeri 1 Tanjung Besar

D.K.I. Jakarta

Nilam Sukma Pawening dari SMA Negeri 67 Jakarta (Pembawa Baki)
Amarik Fakhri Marliansyah dari SMA Negeri 78 Jakarta

Jawa Barat

Glorian Natapradja Hamel dari SMA Islam Dian Didaktika (Tidak dikukuhkan)
Alldi Padlyma Allamurochman dari SMA Negeri 1 Cililin

Banten

Audrey Gabriella Yudiono Putri dari SMA St. Laurentia
Muhammad Aditya Ersyah Lubis dari SMA Negeri 3 Kota Tangerang

Jawa Tengah

Tabriza Aqila Taqiyya dari SMA Negeri 1 Cilacap
Stanley Otniel Nagatan dari SMA Bruderan, Purworejo

D.I. Yogyakarta

Adinda Awliya dari SMA Negeri 1 Sleman
Muhammad Rival Hidayat dari SMA Negeri 1 Wates

Jawa Timur

Meilinna Hilda Mareta dari SMA Negeri 2 Pare
Moch. Alvin Faruq Asshegaff dari SMA Negeri 2 Surabaya

Bali

AASG Saviti Mahawshwa Karmani dari SMA Negeri 1 Tabanan
Komang Arya Ananta Setyawan P. dari SMA Negeri 1 Semarapura

Nusa Tenggara Barat

Loly Marissa Pratami dari SMA Negeri 7 Mataram
Biyan Kamaruzzaman dari SMA Negeri 1 Sumbawa Besar

Nusa Tenggara Timur

Betrik Priscilla Fernandez dari SMA Negeri 1 Kefamenanu
Daniele Parlindungan Kause dari SMA Negeri 1 SoE

Kalimantan Barat

Nayza Marta dari SMA Negeri 1 Pontianak
Muhammad Akbar dari MAN Model Singkawang

Kalimantan Tengah

Bela Ananda Anugrahni dari SMA Negeri 1 Tamiang Layang
Bima Arivaza Danurahman dari SMA Negeri 1 Pangkalan Bun

Kalimantan Selatan

Lawrenza Fifiyen Gafuri dari MAN 1 Rantau
Abu Assadiki Ujudillah dari SMA Negeri Banua Kalsel BBS

Kalimantan Timur

Jeanne Rahmawati Sari dari SMA Negeri 3 Samarinda
Gery Yulisan Ramadha Sa’n dari SMA Negeri 2 Bontang

Kalimantan Utara

Musvika dari SMA Negeri 1 Sebatik
Wahyu Brata Kusuma dari SMA Hang Tuah

Sulawesi Utara

Krisan Valerie Sangari dari SMA Kristen 1 Tomohon
Regvalino Sasiang dari SMA Negeri 1 Tahuna

Sulawesi Barat

Ade Yuliana Iswan dari SMA Negeri 1 Wonomulyo
Chandra Gunawan dari SMA Negeri 1 Majene

Sulawesi Tengah

Levana Bianti Lumanga dari SMA Negeri 1 Lembo
Ahmad Syaifullah Said dari SMA Negeri 1 Ampana Kota

Sulawesi Tenggara

Beatrix Tinduku dari SMA Negeri 1 Kendari
Syukran Maulana dari MAN 1 Muna

Sulawesi Selatan

Almira Bellinda Philomena dari SMA Negeri 20 Makassar
Andi Tenri Sumpala dari SMA Negeri 1 Watampone

Gorontalo

Febiola Rauf dari SMA Negeri 1 Gorontalo
Rahmat Duhe dari SMA Negeri 1 Dulupi

Maluku

Ayu Astria Umalekhoa dari SMA Negeri 2 Namlea
Laurensius G.R. Rentanubun dari SMA Negeri 2 Kei Kecil

Maluku Utara

Kartika Ridwan dari SMA Negeri 1 Tidore Kep.
M. Argo Widyantama dari SMA Negeri 1 Kota Ternate

Papua Barat

Brt Fifia Filfani Irjouw dari SMA Negeri 1 Wondama
Daniel David Hugo Sayori dari SMA Negeri 1 Wondama

Papua

Manasena Susana Gibannebit Giban dari SMA Negeri 1 Wamena
Arnoldi Doncorys Waroy dari SMA Negeri 1 Sentani

Nah, ini nih kebanggaannya paski Jawa Tengah dan Sulawesi Utara


Perwakilan dari Jawa Tengah, Stanley Otniel Nagatan terpilih menjadi Lurah Paskibraka 2016.

Dan dia berpasangan dengan Krisan Valerie Sangari, paskibraka perempuan perwakilan Sulawesi Utara.

Meski hanya menjadi Lurah pasukan tahun 2016 ini saja, ini sudah barang tentu menaikkan moral para pebaris Jawa Tengah dan Sulawesi Utara untuk lebih berprestasi.

Kesimpulan


Nah untuk 68 siswa itu, selamat bertugas di Istana Negara tanggal 17 Agustus 2016 nanti.

Semoga sukses!

Saturday, July 30, 2016

Upacara Hari Kemerdekaan RI, Tugas Utama Paskibra

Tugas utama paskibra
Paskibra itu punya tugas utama yang pasti.

...bertugas menjadi petugas upacara bendera pada saat HUT kemerdekaan Republik Indonesia.

Saya rasa paskibra dari Sabang sampai Merauke paham betul akan tugas ini, akan tetapi di beberapa sekolah paskibra-nya "mati".

Bagaimana jika terjadi seperti itu?

Ya mau tidak mau mereka harus mau menghidupkannya lagi. Entah itu faktor internal atau eksternal paski, upacara harus tetap terlaksana dan paskilah yang bertugas.

Ini ada beberapa saran dari saya, jika paskimu ada masalah mengenai...

Jumlah junior yang sedikit, coba baca cara mendapatkan junior banyak yang nantinya bisa diolah menjadi anggota paski yang tangguh.

Dilarang ada latihan sama sekolah, coba diskusikan dengan orang-orang terkait di sekolahmu bahwa upacara hari kemerdekaan itu perlu dan paski siap menjalankan tugasnya.

...saya yakin pasti di-iya-kan karena ini adalah tugas "negara", ikuti semua instruksi dari sekolah yang dirasa masih "masuk" dan ketika upacara, upacaranya sukses.

Masalah internal paskimu, saran saya kalau di paskimu sedang ada masalah internal diredam terlebih dahulu. Utamakan kepentingan bersama.

Daripada nanti paskimu dapat masalah sama sekolah mending kamu melaksanakan upacara kemerdekaan terlebih dahulu.

Kesimpulaan

Saya di sini cuma memberitahukan kepada kamu kalau upacara kemerdekaan itu perlu.

Jangan sampai tidak ada di pangkalanmu apapun masalahnya.

Jikalau ada pendapat, silakan berkomentar melalui kolom komentar di bawah. ;)

Terima kasih.

Beberapa Alasan Masuk Paskibra [Versi Siswa Baru]

Semua orang pasti punya alasan ketika melakukan sesuatu.

...tak terkecuali ketika memutuskan untuk ikut menjadi anggota paskibra.

Anggota paskibra dari tahun ke tahun pasti memiliki alasan yang sama, entah kenapa bisa terjadi seperti itu.

Coba kamu ingat-ingat deh, bagaimana cara menjawab pertanyaan dari seniormu yang kurang lebih seperti ini.

"Dek, kenapa sih kamu ikut paski?"

Apakah jawabanmu sama dengan yang saya tuliskan di bawah ini???

Alasan siswa ikut paskibra ketimbang ekstra lain adalah...


Alasan-alasan yang saya tulis di sini adalah hasil analisa saya sejak beberapa tahun bergelut di dunia ini.

Silakan dinikmati.

1. Ingin disiplin


Ini motivasi masuk paskibra yang paling klasik.

Hampir setiap orang yang jadi paskibra dulunya pasti pernah menjawab pertanyaan "Dek, kenapa sih kamu ikut paski?" dengan jawaban "Saya ingin disiplin"

Lalu ketika ditanya lebih lanjut mengenai disiplin yang bagaimana mereka tidak bisa jawab.

Apa junior yang ditanyai tersebut salah? Jelas tidak.

Bagi saya, ketika senior bertanya seperti itu maka dia sedang mengetes junior "Apakah dia sama seperti saya dulu?" ;)

2. Ingin membanggakan orangtua


Selain, ingin jadi anak yang disiplin pasti anggota paskibra juga ingin membanggakan kedua orangtuanya.

Bagaimana caranya agar orang tua bangga terhadap anaknya yang notabene menjadi anggota paskibra?

Sudah pasti banyaklah....

Satu contoh....

Beberapa tahun lalu, saya tembus seleksi paskibraka di tingkat kota.

Nah, di tingkat kota saja orangtua saya bangga banget apalagi ketika mereka duduk di tribun kehormatan yang telah disiapkan sambil melihat saya.

Seakan-akan saat itu saya mendengar orangtua saya teriak,"Itu lho anak saya yang di barisan!" (itu imajinasi saya)

Tapi yang nyata ada kok, orangtua saya cerita kurang lebih begini pada saya....

"Tadi pas kamu tugas toh nak, aku dengar orang di depanku ngomong-ngomong kalau yang mengibarkan bendera itu anaknya. Orang itu cerita sama sebelahnya gitu."

Padahal, belum tentu benar. Semua kemungkinan bisa terjadi, meskipun saat latihan anaknya itu sebagai pengibar. ;)

3. Menunjukkan jati diri


Banyak anggota paskibra adalah orang-orang yang sudah "yoii" dari sananya.

Untuk itu mereka bergabung ke dalam paskibra agar bisa menunjukkan kemampuan yang dimilikinya.

Apapun itu mereka kepingin menunjukkannya kepada khalayak.

Sebagai contoh, dia ingin menunjukkan bahwa dirinya itu kuat dan tahan banting lalu dia membuktikannya dengan mengikuti paskibra dari awal sampai akhir.

Motivasi satu ini beda tipis dengan ingin populer di sekolah.

Untuk itu, jika memiliki motivasi ini jangan terlalu berlebihan karena nanti malah dikira orang ingin jadi hits.

4. Melatih mental


Melatih kedisiplinan otomatis melatih mental juga.

Disiplin tanpa mental yang bagus sama saja bohong.


mental alasan masuk paskibra

Mungkin di setiap pangkalan memiliki caranya sendiri dalam melatih mental dan memupuk nilai-nilai kedisiplinan.

Alasan ini biasanya dinyatakan ketika akan memulai kegiatan pelatihan paskibra.

5. Ingin tetap dekat dengan dia


Nah, jika kamu ingin tetap dengan dia dan dianya ini adalah temanmu itu wajar.

Tapi ketika kamu ingin tetap dengan dia dan dianya ini adalah gebetanmu itu lebih dari wajar.

(Hahaha. Seakan-akan gebetan mengalahkan segalanya.)

Sejak dari awal terjun ke dunia ini, saya sangat jarang mendengar jawaban semacam ini.

Alasannya beragam, mulai dari malu sampai karena (mungkin) aturan paskibra yang tidak boleh pacaran.

Kesimpulan


Nah itu dia alasan-alasan yang sering dinyatakan oleh anggota paskibra ketika ditanya seniornya,"Dek, kenapa sih kamu ikut paski?"

Apakah kamu punya jawaban berbeda?

Silakan utarakan jawaban itu di kolom komentar.

Atau jika 5 alasan di atas sama dengan apa yang kamu rasakan, kamu bisa membagikan artikel ini ke teman-temanmu. Hitung-hitung mengingat masa seleksi paskibra. :)

Terima kasih.

Gadis Cantik Pembawa Baki pada Upacara Kemerdekaan RI

Setiap upacara kemerdekaan negara tercinta ini pasti ada yang namanya Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Tugas Paskibraka ini sudah jelas tertera di nama pasukan ini, mengibarkan bendera di tingkat kota sampai nasional.

Tapi taukah kamu kalau di setiap upacara kemerdekaan ada seorang "bintang" yang bertugas membawa baki.

Kenapa saya sebut bintang?

Karena orang yang terpilih sebagai pembawa baki diberi kesempatan untuk tampil sendiri dihadapan orang banyak dan berhadapan dengan pejabat.

Di tingkat kota/kabupaten mereka akan berhadapan dengan walikota/bupati atau yang mewakili sendirian.

Di tingkat provinsi akan berhadapan dengan gubernur atau yang mewakili dan di tingkat nasional sudah tentu akan bertatap muka dengan presiden republik ini.

Lagi....

Untuk yang bertungas di tingkat kota saja mereka sudah tentu menjadi bintang di sekolah dan di kalangan paskibra.

Lahh... Kalau yang nasional, sudah tentu mereka akan masuk berbagai media masa.

Entah itu koran, sosial media, majalah, televisi, radio, atau apapun juga mereka pasti ada kesempatan untuk terliput di sana.

Karena di negara ini jumlah kota/kabupaten + 34 provinsi terlalu banyak untuk dimasukkan satu per satu pembawa bakinya dari tahun ke tahun...

...maka saya persembahkan.

Gadis cantik yang pernah menjadi pembawa baki pada upacara kemerdekaan RI


Nah ini nih yang beruntung jadi pembawa baki pada saat upacara kemerdekaan RI di tahunnya masing-masing..

2004



Rikzy Novita Indharyanti...

Adalah perwakilan dari Jawa Timur.

2005


pembawa baki tahun 2005

Dona Oliandra...

Adalah perwakilan dari Aceh.

2006


pembawa baki 2006

Trie Wayanti Andini...

Adalah perwakilan dari Sumatera Selatan.

2007


Pembawa baki 2007

Ayu Tri Utami...

Adalah perwakilan dari Lampung.

2008


pembawa baki tahun 2008

Dewa Ayu Santi Wiranti Rendang

Adalah perwakilan dari Bali.

2009


pembawa baki 2009

Annisa Fatharini...

Adalah perwakilan dari DKI Jakarta.

2010


pembawa baki tahun 2010

Arty Ardhila...

Adalah perwakilan dari Riau.

2011


pembawa baki 2011

Muvida Pratiwi Fallugah...

Adalah perwakilan dari SMA Negeri 1 Kwandang, Gorontalo.

2012


pembawa baki tahun 2012

Mega Ayundya Nirwaningtyas...
Perwakilan dari SMA Taruna Nusantara, Jawa Tengah.

ask.fm: @megaayundya
Instagram: instagram.com/megaayundya/

2013


pembawa baki 2013 adelana

Adelana Tesalonika Riswantyo...
SMA Negeri 4 Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

2014


Pembawa Baki Paskibraka 2014

Juana Gita Medinnas Janis...

Dia adalah perwakilan SMA Negeri 1 Tahuna, Sulawesi Utara.

2015


Pembawa baki paskibraka 2015

Maria Felicia Gunawan...

Dia adalah perwakilan dari 2 SMA di SMAK Penabur Gading Serpong, Tangerang, Banten.

ask.fm : @mariafelicia23

2016



Nilam Sukma Pawening...

Dia adalah perwakilan dari Provinsi Jakarta

Twitter: @nilam_pawening

Kesimpulan


Dari tahun ke tahun Paskibraka di tingkat nasional pasti yang menjadi pembawa baki cantik.

Namun, sayangnya saya tidak ada informasi yang lebih di internet mengenai pembawa-pembawa baki di atas.

...terutama tahun 2009 ke bawah.

Jika ada pertanyaan atau pernyataan mengenai konten saya ini, silakan berkomentar melalui kolom komentar di bawah.

Terima kasih.

Tuesday, July 26, 2016

Keuntungan: Nyesel kalau Tidak Mau Coba Ikut Paskibra Dulu

Keuntungan ikut paski

Kamu tau tau kan apa itu paski?

Kalau kamu masih belum tau paski itu apa, paski itu yang di sekolah tugasnya menjadi petugas upacara.

Apa cuma jadi petugas upacara?

Tidak juga...

Di beberapa daerah paski dianggap sebagai pasukan elitnya sekolah. Jadi jangan heran kalau di daerah itu paski tidak dipandang sebelah mata.

Untuk lebih jelasnya akan saya jabarkan apa sih keuntungannya jadi anak paski.

Keuntungan ikut dan menjadi seorang Paskibra


Sebelum berlanjut, yang saya berikan kepada kamu ini adalah pengalaman pribadi saya ikut paski dan mengamati teman-teman paskibra lainnya.

1. Dapat teman-teman baru


Sebenarnya jika masalah mendapat teman baru di semua tempat bisa.

Tapi di paski ada sesuatu yang berbeda...

Di paski itu kamu ditemukan dengan orang-orang yang mau susah dan senang bareng.

Tidak percaya? Coba baca konten saya tentang masalah junior dan masalah senior.

...ketika kamu mendapat masalah entah saat junior dan senior, teman-temanmu akan selalu ada bersama dengan kamu.

Entah itu PR, masalah hidupmu, masalah percintaan, masalah ekonomi, apapun masalahnya, jika temanmu mampu pasti dia akan membantu kamu.

Kenapa kok mereka bisa begitu? Karena mereka menganggap kamu sebagai "keluarga" mereka, dan juga sebaliknya. :)

2. Dapat pengalaman berbeda


Pengalaman jadi paski jelas berbeda dengan pengalaman ekskul lainnya.

Tapi ada sebuah pengalaman yang sangat berguna kelak namun jarang diulas di ekskul-ekskul lain. Apa kah itu?

Jawabannya adalah bagaimana cara mengambil keputusan yang sangat berat dengan tepat tetapi dalam waktu yang singkat.

Bagaimana itu mas caranya?

Cara yang diajarkan senior ke junior itu berbeda di setiap pangkalan mengenai masalah ini.

Namun, tujuannya tetap sama yaitu agar junior bisa menentukan sebuah hal yang sangat krusial dalam waktu cepat dan tepat jika dalam keadaan terdesak oleh waktu.

3. Mendapat hal-hal yang tidak diberikan di bangku sekolah


Seperti yang saya ungkapkan di poin sebelumnya, paski mengajarkan banyak hal yang tidak dijelaskan di bangku sekolah.

Hmm.. Kira-kira inilah yang akan kalian dapatkan:

  • Diajarkan bagaimana cara "mengatur" waktu,
  • Diajarkan bagaimana mengambil keputusan sulit,
  • Diajari untuk bekerja dengan target,
  • Diajari untuk menghormati orang lain siapa pun itu,
  • Diajari baris-berbaris,
  • Diajari untuk menghormati negara, bendera, dan pancasila,
  • Diajari bagaimana cara berdiplomasi,
  • Dll

Kesimpulan


Memang hanya 3 poin yang saya tuliskan di atas namun sebenarnya keuntungannya lebih banyak dari itu dan saya tidak bisa menuliskannya satu per satu.

Karena sudah merasuk, jadi secara tidak langsung saya tidak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata.

Bagaimana mau ikut paski? Apapun keputusanmu, jangan lupa untuk mendiskusikan ini dengan orang tuamu.

Tapi yang jelas kalau kamu tidak mau mencoba paski itu nyesel. ;)

O ya jika kamu punya pertanyaan dan pernyataan mengenai ini, silakan utarakan lewat kolom komentar di bawah.

Terima kasih.

Wednesday, July 20, 2016

Cara Mendapatkan Junior Banyak dan Berkualitas saat Tahun Ajaran Baru

Junior Banyak

Paski mana yang tidak mau punya junior yang berkualitas dan berkuantitas?

Saya jamin 2 hal itu pasti dipengeni semua kontingen paskibra.

Ketika dapat junior banyak paski tidak akan kerepotan jika bertemu event besar yang membutuhkan sumber daya manusia yang besar pula.

...entah itu lomba atau event hari-hari besar republik ini.

Namun sayang, kenyataannya di zaman sekarang ini mendapatkan junior banyak plus berkualitas itu susahnya minta ampun.

Anak-anak zaman sekarang cuma tau bermain smartphone atau gadget lainnya. Mereka tidak mau susah, apalagi menjalani kehidupan sebagai seorang paskibra.

Tapi tenang saja. Saya punya tips-tips yang dapat kamu coba untuk mendapatkan junior banyak dan berkualitas.

Cara dapat banyak junior saat tahun ajaran baru


Yang saya tuliskan di bawah ini adalah hasil pengalaman dan pengamatan saya.

Monggo, dicoba satu per satu. :)

1. Jadilah yang paling "berkuasa"


Ketika masa pengenalan sekolah untuk peserta didik baru atau MOS, usahakan kamu dan teman-temanmu nampak berkuasa di sekolahmu.

Buat paski itu terlihat sebagai ekskul paling elit di sekolahmu.

Paling tidak kamu nanti bisa mendapatkan calon junior yang kepengen berkuasa di sekolah itu.

Jangan tolak mereka, jangan takut sama mereka, jadikan mereka aset paskimu.

Olah orang-orang seperti ini untuk mencintai paski seperti mereka mencintai kegiatan sehari-harinya.

Nah, sekarang pasti pertanyaan yang ada adalah bagaimana menjadi yang paling "berkuasa"?

Caranya mudah, cukup 1 hal ini yaitu buat forum (duduk-duduk) di tempat yang bisa dilihat adik kelas sewaktu sebelum dah sesudah acara MOS dilaksanakan.

Meski kamu tidak jago berantem tapi kalau sudah bareng-bareng pasti orang lain rada segan kan.

Dengan melakukan cara ini paling tidak adik kelas sudah tau kalau kamu sama teman-temanmu itu adalah komunitas yang seru.

...walau mereka belum tau ekskulmu apa tapi pasti mereka "akan" cari tau apa sih ekskulmu.

2. Buat kegiatan bersama nampak seru


Buat kegiatan yang kamu lakukan bersama paskimu itu seru dan menyenangkan.

Entah latihan baris, atau cuma duduk-duduk itu menyenangkan dan tidak tegang.

Hmm... Buat mereka kepengen merasakan keseruan yang kamu rasakan dengan teman-temanmu.

Seperti yang telah saya tulis di atas, kumpulkanlah paskimu itu di lapangan ketika adik kelas belum masuk atau sesudah keluar melakoni MOS.

Kamu boleh membariskan pasukanmu itu sebentar lalu duduk-duduk sambil bercanda ria.

Buat suasana yang pecah namun tidak "ricuh"

Saya yakin orang yang melihat pasti ada rasa tertarik untuk bergabung. ;)

3. Tampilkan demo ekskul yang menarik


Nah jika sekolahmu memperbolehkan adanya demo, kamu harus mempersiapkan demo itu sebagus mungkin dan semenarik mungkin.

Buat adik kelasmu itu tersihir dengan penampilanmu, sehingga mereka kepengen belajar caranya melakukan gerakan-gerakan yang kamu peragakan saat demo.

Jika sekolahmu tidak memberikan kesempatan untuk demo, lakukan demo terselubung.

Caranya bagaimana?

Pakai waktu sebelum atau sesudah MOS sebagai waktu perform.

Cukup tampilkan beberapa gerakan baris dan variasi saja itu sudah cukup untuk demo terselubung.

Nah cara membuat variasi sudah saya rangkum di panduan cara mudah membuat variasi yang baru dan bagus.

4. Promosi dengan elegan


Dan cara yang tidak boleh kamu lupakan adalah melakukan promosi, entah itu menggunakan pamflet, poster, stiker, atau apapun.

Dalam melakukan promosi ingat beberapa poin ini,

  1. Cerita kepada adik kelas dengan jujur,
  2. Beri tau untung rugi ikut paski,
  3. Beri tau prestasi yang dulu pernah didapat,
  4. Jangan terlihat tidak tau apa-apa
  5. Jangan menjatuhkan harga diri

Ketika kamu melakukan promosi, paling tidak ingatlah 5 poin di atas.

Dari kelima poin itu yang paling penting adalah poin nomor 5, jangan menjatuhkan harga diri.

Karena itu akan mematahkan poin nomor 1 yang telah kamu bangun bersama teman-temanmu. :)

Semangat!


Hmm.. Mungkin itu saja langkah yang dapat kamu tempuh untuk mendapatkan junior banyak dan berkualitas.

...atau paling tidak mendapatkan bibit-bibit yang mau susah dan berjuang demi paskimu.

Apakah kamu punya opsi yang lain? Coba ceritakan resep kamu di komentar.

...atau jika kamu ada pertanyaan dan pernyataan tentang 4 hal di atas utarakan lewat komentar.

Saya dengan senang hati akan memperhatikan dan menanggapinya. :)

Terima kasih.

Monday, July 4, 2016

Masalah Terbesar yang Dihadapi oleh Senior

Jika kamu sekarang masih dalam tahap junior pasti berpikir, "Jadi senior itu pasti enak. :/"

Aihh... Kamu perlu tau kalau masalah senior itu lebih besar daripada saat menjadi junior.

Jujur. Pernyataan saya itu benar. :)

Untuk lebih lengkapnya simaklah ini....

Masalah yang dihadapi oleh senior Paskibra


Masalah-masalah yang mau tidak mau harus dihadapi oleh senior itu memang lebih besar daripada junior.

Mungkin sekarang kamu tidak percaya, tapi kelak kamu akan merasakannya sendiri.

Oke masalah itu antara lain:

1. Junior tidak kunjung bagus


Ya ketika kamu jadi junior kamu tidak mungkin memikirkan hal ini.

Saat jadi junior kamu menganggap bahwa barisanmu adalah barisan terhebat sebanjang sejarah Paskibramu.

Tapi ketika kamu jadi senior kamu akan menyadari kalau barisanmu dulu itu "jelek". :)

Barisan bagus

2. Ngrasain kehidupan yang lebih berat


Ketika kamu menjadi senior, kehidupanmu menjadi lebih berat.

Di mana-mana ditekan.

Entah ditekan senior atasmu, ditekan orang tuamu, ditekan orang tua junior, ditekan sekolah, ditekan deadline, ditekan pihak lain lah intinya.

Apakah kamu waktu jadi junior merasakan hal seperti ini? Tidak.
Beban berat

3. Siang malam berpikir apa tindakan selanjutnya


Nah. Sudah pasti kalau juniornya belum bagus senior akan memikirkan langkah apa yang tepat untuk mem-bagus-kan junior mereka.

Segala cara dipertimbangkan untuk masalah satu ini.

Mungkin drama-drama, atau marah-marah, atau nangis-nangis, atau apa pun juga demi tercapainya hal itu.

Namun untuk kamu junior jangan takut, mereka melakukan hal itu demi kebaikanmu sendiri kok. :)

Kapanpun mikir junior

4. Dimarahi sama orang tua


Ya. Hal ini kurang lebih sama seperti waktu menjadi junior.

Tapi, kalau dulu kamu dapat menyalahkan senior...

...sekarang mau menyalahkan siapa lha wong seniornya itu kamu.

Kamu mau keluar dari paskibra? Ingat deh apa yang telah kamu janjikan pada seniormu waktu wawancara. :)

Toh, masih ada teman seangkatanmu kan...... Semangat!

Dimarahi orang tua

5. Pulang lebih malam ketimbang junior


Haiiss... Setiap senior paskibra pasti merasakan hal ini.

Ketika jadi junior kalau jadi senior enak, pulang kapan aja bisa.

Tapi ternyata ketika mereka pulang mereka jualan buat menutup biaya pendaftaran lomba, karena uang dari sekolah belum turun.

Pulang malam

Semangat!


Untuk saya masalah-masalah seorang senior adalah hal yang lumrah mereka dapatkan.

Kamu yang sudah jadi senior semangat. Ingat masa ketika masih jadi Junior. Syukurilah.

Dan jika kamu masih junior, tetaplah nikmati masa-masamu itu karena masa senior akan lebih berat.

Tapi jangan takut menjadi senior yakk!

Kalau kamu punya pengalaman yang berbeda, kamu bisa bagikan kepada kami kok.

Manfaatkan kolom komentar di bawah. :)

Terima kasih.