Jalannya Upacara Pengibaran Bendera Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72
Dirgahayu Negara Kesatuan Republik Indonesia ke-72.
Pagi tadi telah dilaksanakan upacara pengibaran bendera.
Upacara bendera kali ini, semua hadirin dan tamu undangan (termasuk Presiden) memakai pakaian adat.
Sebelum upacara dimulai, para hadirin dan tamu undangan diberikan beberapa tarian nusantara, lagu-lagu nasional, perform dari Ari Lasso dengan lagu "Mengejar Matahari", 8 kostum Jember Fashion Carnaval.
Seperti tahun sebelumnya, pembawa baki tahun lalu mengambil duplikat bendera pusaka di Monas.
...ditambah dengan kotak berisi teks proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Iring-iringan berjalan dari Monas ke Istana Merdeka.
Iring-iringan itu terdiri dari Marching Band dari TNI AD, anak-anak SMA yang mengenakan pakaian adat, paskibraka yang membawa duplikat bendera dan teks proklamasi menaiki kereta kencana Ki Jaga Rasa, serta perwakilan dari kerajaan-kerajaan di Indonesia.
Presiden Joko Widodo terlibat langsung pada upacara sebagai inspektur upacara.
Yang menjadi perwira upacara adalah Kasgar Tetap 1 Jakarta Brigjen AAB Maliogha.
Bertindak sebagai komandan upacara ialah Kolonel Penerbang Muh. Yani Amirullah. Seorang perwira yang menjabat sebagai Komandan Wing Udara 7 Lanud Supadio, Kabupaten Kubu Raya.
...lahir di Semarang pada 5 Mei 1972 dan lulus dari Akademi Angkatan Udara (AAU) pada tahun 1995.
Lalu yang bertindak sebagai Komandan Kompi Paskibraka ialah Kapten Infanteri Priya Firmansyah yang menjabat sebagai Komandan Kompi Senapan B Raider 300/Raider Brajawijaya Kodam III/Siliwangi
...lahir di Sorong pada 12 Oktober 1985 dan seorang lulusan Akmil tahun 2008.
Tim Paskibraka yang bertugas pada pagi ini adalah Tim Putih.
Fariza Putri Salsabila yang mewakili Provinsi Jawa Timur terpilih sebagai pembawa baki Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke-72 RI.
Fariza adalah siswi SMAN 1 Blitar.
Tiga orang yang bertugas untuk mengibarkan bendera Merah Putih adalah Rahmat Hersa Widiatmoko perwakilan Kalimantan Barat yang bertugas sebagai Komandan Kelompok 8, Agus Putra yang mewakili NTB sebagai pengerek, dan Rianto Fajriansyah yang mewakili Bengkulu sebagai pembentang.
Komandan Kelompok 17 adalah Muh. Hibban Yanhasidin asal Bangka Belitung.